Skakmat... tersentak hatiku saat tak sadar kalau saya lagi nyekak dan membunuh raja dari catur lawan
Na dao
Jumat, 31 Maret 2017
Minggu, 21 Agustus 2016
Belajar Microsoft Office Word
Tahun silih berganti, perubahan demi perubahan dilakukan untuk membuat keadaan lebih baik dari sebelumnya. Begitu juga dunia pendidikan di Indonesia, semakin singkat perubahan terjadi, baru saja Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mulai nyaman di sekolah-sekolah, sudah muncul Kurikulum baru, berupaya membuat pendidikan semakin maju. Padahal masih banyak guru mulai merasa mantap dalam menjalankan KTSP, hasil jerih payah mempelajari dan memperdalam KTSP sudah harus belajar lagi, dengan Kurikulum 2013, sempat berjalan namun kembali dikaji ulang. Sehingga kembali lagi KTSP menjadi Kurikulum yang dipergunakan di sekolah-sekolah, sekalipun ada beberapa sekolah yang di anjurkan menggunakan Kurikulum 2013.
Pusing, benar-benar pusing, Guru yang disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, kini diperhadapkan dengan banyak tntutan dan banyak pilihan. Belum lagi ada Guru yang harus berusaha memenuhi 24 jam pelajaran demi terpenuhi syarat untuk mendapatkan Uang Sertifikasi, sudah itu... harus lagi memenuhi tuntutan KTSP, yaitu membuat Perangkat Pembelajaran, dimana sekarang sudah diharuskan ada dokumen pegangan ataupun dalam bentuk file yang bisa kapan saja di print.
Memang, sudah ada software yang diciptakan orang-orang kreatif untuk mempermudah pekerjaan kita, begitu juga guru bisa mengoperasikannya untuk mempermudah dalam bekerja. Salah satu software yang biasa dan paling umum dipakai Guru ialah Microsoft Office Word dan Microsoft Office Excel, juga Microsoft Office PowerPoint. dimana setiapnya memilikitugas dan fungsi berbeda.
Bagi beberapa Guru dalam mengoperasikanya, bisa dibilang gampang, tetapi ada juga yang sama sekali tidak bisa mengoperasikan dengan baik,... nah, bagaimana jadinya jika kita sebagai Guru tidak bisa mengoperasikannya dengan baik, sudah tentu pembuatan perangkat pembelajaran akan terhambat, baik dalam membuat RPP yang di tuntut selalu diperbaharui sesuai keadaan sosial sekitar
Disini saya, mencoba ingin membantu rekan-rekan Guru yang ada di Kota Merauke dan sekitarnya, tinggal hubungi saja:
BBM : D11C4A57
No Hp : 0812 6048 1493 (Berton Manihuruk)
saya akan mendampingi dan membantu anda belajar mengoperasikan Microsoft Office Word, Excel, Powerpoint, hubungi dan kita tetapkan waktu belajarnya, durasi 1 pertemuan adalah 60 menit
Saya menawarkan 4 paket belajar, tinggal memilih
Paket A Rp 750.000,-
18 pertemuan, dengan rincian
6 pertemuan belajar Microsoft Office Word
6 pertemuan belajar Microsoft Office Excel
6 pertemuan belajar Microsoft Office Powerpoint
Paket B Rp 250.000,-
6 pertemuan belajar Microsoft Office Word
Paket C Rp 250.000,-
6 pertemuan belajar Microsoft Office Excel
Paket D Rp 250.000,-
6 pertemuan belajar Microsoft Office Powerpoint
Minggu, 01 November 2015
**Awalku di Merauke**
Setelah selesai kuliah dari Universitas HKBP Nomensen di kota kecil Pematangsiantar tahun 2012, saya berniat ingin mengabdibmenjadi guru di Papua
Sejak SD memang saya sudah memiliki niat atau cita-cita mnginjakkan kaki di Papua, semuanya dimulai ketika pelajaran IPS tentang Peta. Dari sisi gambar, pulau Papua memiliki keunikan yaitu seperti seekor burung yang bertengger, ditambah lagi inspirasi dari lagu "dari sabang sampai merauke....." niatku dan semangatku bertumbuh dan berakar. Setampat SMA saya semakin mengidam-idamkan akan berangkat ke Papua hanya tempat tujuan belum ada.
Seusai acara Wisuda, saya sudah resmi seorang sarjana pendidikan. Niat itu semakin menggema, hanya saja kedua orang tua saya tidak setuju. Namun saya tidak menyerah, tetap meminta kepada orang tua agar mengijinkan, memang susah sekali mendapat ijin. Hingga berakhir tahun 2012 ijin belum ada, memang saya memahami kenapa orangtua saya tidak memberi ijin. Alasan utama mereka adalah keluarga kami tidak advdi Papua, ataupun sanak saudara bahkan teman sekampung atau kenalan tidak ada sama sekali.
Pertengahan 2013 saya membeli tiket pesawat, lalu menunjukkan kepada orangtua, memang mereka sempat tidak menerima namun karena bujukan saya, akhirnya hati mereka mulai luluh dan memberi lampu kuning, dengan alasan kalau gagal di Papua jangan malu kalau ingin kembali pulang...
Lalu ayah bertanya, tujuan kota di mana? Lalu saya tunjukkan tiket dengan kota Merauke adalah tujuan akhir. "Jauh" kata itu yang terucap...
Cerita singkat. Kami sekeluarga berangkat ke desa Tanjung Beringin desa kelahiran ayah, ternyata semua keluarga ayah setuju, hati cukup senang
Cerita akhir, tanggal 1 Februari 2013 saya, ayah, dan bunda berangkat ke Polonia bandara SUMUT, saya berangkat jam 17.00 Wib...
Tanggal 2 Februri 2013 saya tiba di mopah... Bersambung
Sejak SD memang saya sudah memiliki niat atau cita-cita mnginjakkan kaki di Papua, semuanya dimulai ketika pelajaran IPS tentang Peta. Dari sisi gambar, pulau Papua memiliki keunikan yaitu seperti seekor burung yang bertengger, ditambah lagi inspirasi dari lagu "dari sabang sampai merauke....." niatku dan semangatku bertumbuh dan berakar. Setampat SMA saya semakin mengidam-idamkan akan berangkat ke Papua hanya tempat tujuan belum ada.
Seusai acara Wisuda, saya sudah resmi seorang sarjana pendidikan. Niat itu semakin menggema, hanya saja kedua orang tua saya tidak setuju. Namun saya tidak menyerah, tetap meminta kepada orang tua agar mengijinkan, memang susah sekali mendapat ijin. Hingga berakhir tahun 2012 ijin belum ada, memang saya memahami kenapa orangtua saya tidak memberi ijin. Alasan utama mereka adalah keluarga kami tidak advdi Papua, ataupun sanak saudara bahkan teman sekampung atau kenalan tidak ada sama sekali.
Pertengahan 2013 saya membeli tiket pesawat, lalu menunjukkan kepada orangtua, memang mereka sempat tidak menerima namun karena bujukan saya, akhirnya hati mereka mulai luluh dan memberi lampu kuning, dengan alasan kalau gagal di Papua jangan malu kalau ingin kembali pulang...
Lalu ayah bertanya, tujuan kota di mana? Lalu saya tunjukkan tiket dengan kota Merauke adalah tujuan akhir. "Jauh" kata itu yang terucap...
Cerita singkat. Kami sekeluarga berangkat ke desa Tanjung Beringin desa kelahiran ayah, ternyata semua keluarga ayah setuju, hati cukup senang
Cerita akhir, tanggal 1 Februari 2013 saya, ayah, dan bunda berangkat ke Polonia bandara SUMUT, saya berangkat jam 17.00 Wib...
Tanggal 2 Februri 2013 saya tiba di mopah... Bersambung
posted from Bloggeroid
Cerita Matematika
Ini profilku
Nama saya Berton Manihuruk, S.Pd, seorang guru d SMP YPPK St Mikael
Nama saya Berton Manihuruk, S.Pd, seorang guru d SMP YPPK St Mikael
posted from Bloggeroid
Langganan:
Postingan (Atom)